Selasa, 01 September 2009

Gratis Sepanjang Masa

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya didapur. Kemudian anak itu menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisnya.Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek, lalu ia membaca tulisan itu dan inilah isinya :

Untuk memotong rumput, dua ribu rupiah

Untuk membersihkan kamar tidur, seribu rupiah

Untuk pergi ke toko disuruh ibu, lima ratus rupiah

Untuk menjaga adik waktu ibu belanja, lima ratus rupiah

Untuk membuang sampah, seribu rupiah

Untuk nilai rapor yang bagus, tiga ribu rupiah

Untuk membersihkan dan menyapu halaman, lima ratus rupiah

Jadi utang ibu = delapan ribu lima rupiah



Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu, kemudian ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya, lalu ia menulis:

Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, GRATIS

Untuk semua malam ibu menemani kamu, GRATIS

Untuk mengobati kamu dan mendoakan kamu, GRATIS

Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurusmu, GRATIS

Untuk semua jumlah harga cinta ibu, GRATIS

Untuk mainan, makanan dan baju, semua GRATIS

Anakku andainya kamu menjumlahkan semua, andai kau dapati semuanya GRATIS



Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata kemudian sang anak menatap wajah ibunya, ia berkata : “Bu, aku sayang sekali sama ibu” lalu anak itu mengambil bolpoin dan menulis sebuah kata dengan huruf besar “LUNAS”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar